Saturday, October 07, 2006
Tuesday, September 26, 2006
Sunday, September 24, 2006
I Am the Highway
Pearls and swine bereft of me
Long and weary my road has been
I was lost in the cities
Alone in the hills
No sorrow or pity for leaving I feel
I am not your rolling wheels
I am the highway
I am not your carpet ride
I am the sky
Friends and liars don't wait for me
I'll get on all by myself
I put millions of miles
Under my heels
And still too close to you
I feel
I am not your rolling wheels
I am the highway
I am not your carpet ride
I am the sky
I am not your blowing wind
I am the lightning
I am not your autumn moon
I am the night
Lyric from audioslaveky [via lyrics.com]
Long and weary my road has been
I was lost in the cities
Alone in the hills
No sorrow or pity for leaving I feel
I am not your rolling wheels
I am the highway
I am not your carpet ride
I am the sky
Friends and liars don't wait for me
I'll get on all by myself
I put millions of miles
Under my heels
And still too close to you
I feel
I am not your rolling wheels
I am the highway
I am not your carpet ride
I am the sky
I am not your blowing wind
I am the lightning
I am not your autumn moon
I am the night
Lyric from audioslaveky [via lyrics.com]
Saturday, September 16, 2006
Friday, September 15, 2006
Netconf 2006 dan OLPC
Dari pada di sini kosong saya post aja postingan saya di jogja.linux.or.id, silahkan bagi yang mau protes ;-)

Linux Kernel Developers' Netconf 2006 sedang diadakan di Akihabara Cross Field, Tokyo, Jepang. Konferensi tahunan yang ketiga kalinya ini dibuat untuk membahas mengenai fokus subsystem jaringan pada level kernel. Yang datang bukan orang sembarangan tetapi para pemelihara/maintainer dan pengembang subsystem jaringan pada kernel Linux, tentu saja melalui undangan terbatas. Dengan adanya konferensi ini diharapkan para pemelihara/pengembang subsystem jaringan dapat saling bertemu muka, curhat, dan bekerja bersama dalam satu lokasi, karena kita tahu model pengembangannya: distributed, para pengembang tersebar di seluruh penjuru dunia. Hari ini adalah yang terakhir, total tiga (3) hari, 13-15 September 2006.
Kemarin, saya baca dari sebuah 'planet' yang sering saya kunjungi yaitu Fedora People, di sana James Morris lewat blog-nya mem-posting slide-slide dari presentasinya di acara Netconf 2006: Better IPsec SA Resolution, OLPC Networking Overview, dan Mandatory Access Control Networking Update. Yang menarik hati saya adalah tentang OLPC, saya baru sadar tahu tentang spesifikasi dari mesin proyek OLPC. Berikut detailnya saya kopi dari presentasi:

Dengan sistem minimal dan "tersedia di alam" mereka bisa menyediakan mesin yang bisa dipakai oleh anak-anak, khususnya di negara berkembang atau kata orang negara dunia ketiga. Apalagi ada engkol yang bisa "digoyang" agar laptop mendapat energi cukup, ini bagus untuk daerah yang belum ada listrik :D
Dalam pikiran saya, yang susah adalah cari orang yang mau/tersedia untuk mengembangkannya, SDM. Kalau SDM dan rencana ada/matang mestinya bakal ada banyak perusahaan/lembaga yang mau dukung infrastruktur. Setelah itu mestinya kita juga bisa bikin perangkat keras dan lunak untuk misalnya proyek Sulawesi, Maluku, Papua, dst. Dari sisi lokalisasi --kok jadi lucu ya, bisa dengan Bahasa Daerah masing-masing? :D
Untuk Kebutuhan Jaringan dalam presentasi James tertulis:
Dengan IPV6 dan wireless mesh-network, ketersediaan alamat IP tidak menjadi masalah dan juga anak-anak bisa saling berkomunikasi secara bebas, misal anak pertama mau main ke tempat anak kedua di seberang jalan, tinggal buka laptop, konfigurasi otomatis jaringan, terhubung, dan lakukan komunikasi/chat "eh, aku mo main ke tempatmu sore ini boleh nggak?", atau belajar kelompok secara remote dari rumah masing-masing anak, mungkin disambi dengan membantu Ibu, dst. Untuk radius yang lebih jauh dibutuhkan infrastruktur, di dalam presentasi disebutkan Sekolah akan mempunyai "mesh portal" dengan Debian berbasis prosesor ARM+disk+256MB RAM yang terhubung dengan sekolah lain+Internet menggunakan "active antenna" --USB wireless dengan kabel yang panjang.
Dalam hal model edukasi, cara ini lebih keren, akhirnya banyak pengembangan yang akan bisa dilakukan. Bisa membayangkan? memang sepertinya butuh keseriusan kita dan pemerintah untuk "juga" melakukannya atau minimal mendukung OLPC ;-)
Notes: gambar mashimaro dari http://vger.kernel.org/netconf2006.html dan OLPC dari http://laptop.org

Linux Kernel Developers' Netconf 2006 sedang diadakan di Akihabara Cross Field, Tokyo, Jepang. Konferensi tahunan yang ketiga kalinya ini dibuat untuk membahas mengenai fokus subsystem jaringan pada level kernel. Yang datang bukan orang sembarangan tetapi para pemelihara/maintainer dan pengembang subsystem jaringan pada kernel Linux, tentu saja melalui undangan terbatas. Dengan adanya konferensi ini diharapkan para pemelihara/pengembang subsystem jaringan dapat saling bertemu muka, curhat, dan bekerja bersama dalam satu lokasi, karena kita tahu model pengembangannya: distributed, para pengembang tersebar di seluruh penjuru dunia. Hari ini adalah yang terakhir, total tiga (3) hari, 13-15 September 2006.
Kemarin, saya baca dari sebuah 'planet' yang sering saya kunjungi yaitu Fedora People, di sana James Morris lewat blog-nya mem-posting slide-slide dari presentasinya di acara Netconf 2006: Better IPsec SA Resolution, OLPC Networking Overview, dan Mandatory Access Control Networking Update. Yang menarik hati saya adalah tentang OLPC, saya baru sadar tahu tentang spesifikasi dari mesin proyek OLPC. Berikut detailnya saya kopi dari presentasi:
- Perangkat keras: $100 laptop, 128 MB RAM, 500 MHz AMD Geode, 500 MB Flash (no hard disk), Video Camera, Wireless, Rugged/Kuat
- Perangkat Lunak: LinuxBIOS, Linux OS (Fedora), Minimal System, Sugar GUI, Web-Chat-Wikipedia-Music Performance, Localizations

Dengan sistem minimal dan "tersedia di alam" mereka bisa menyediakan mesin yang bisa dipakai oleh anak-anak, khususnya di negara berkembang atau kata orang negara dunia ketiga. Apalagi ada engkol yang bisa "digoyang" agar laptop mendapat energi cukup, ini bagus untuk daerah yang belum ada listrik :D
Dalam pikiran saya, yang susah adalah cari orang yang mau/tersedia untuk mengembangkannya, SDM. Kalau SDM dan rencana ada/matang mestinya bakal ada banyak perusahaan/lembaga yang mau dukung infrastruktur. Setelah itu mestinya kita juga bisa bikin perangkat keras dan lunak untuk misalnya proyek Sulawesi, Maluku, Papua, dst. Dari sisi lokalisasi --kok jadi lucu ya, bisa dengan Bahasa Daerah masing-masing? :D
Untuk Kebutuhan Jaringan dalam presentasi James tertulis:
- Diadaptasikan untuk berbagai skenario: pengguna di pedesaan, mungkin tidak ada sama sekali infrastruktur
- Full konfigurasi otomatis
Dengan IPV6 dan wireless mesh-network, ketersediaan alamat IP tidak menjadi masalah dan juga anak-anak bisa saling berkomunikasi secara bebas, misal anak pertama mau main ke tempat anak kedua di seberang jalan, tinggal buka laptop, konfigurasi otomatis jaringan, terhubung, dan lakukan komunikasi/chat "eh, aku mo main ke tempatmu sore ini boleh nggak?", atau belajar kelompok secara remote dari rumah masing-masing anak, mungkin disambi dengan membantu Ibu, dst. Untuk radius yang lebih jauh dibutuhkan infrastruktur, di dalam presentasi disebutkan Sekolah akan mempunyai "mesh portal" dengan Debian berbasis prosesor ARM+disk+256MB RAM yang terhubung dengan sekolah lain+Internet menggunakan "active antenna" --USB wireless dengan kabel yang panjang.
Dalam hal model edukasi, cara ini lebih keren, akhirnya banyak pengembangan yang akan bisa dilakukan. Bisa membayangkan? memang sepertinya butuh keseriusan kita dan pemerintah untuk "juga" melakukannya atau minimal mendukung OLPC ;-)
Notes: gambar mashimaro dari http://vger.kernel.org/netconf2006.html dan OLPC dari http://laptop.org
Tuesday, September 12, 2006
Halal Guide
Dari blog-nya Aris:
- Halal Guide, Your Guide to Halal Food and Economy, LPPOM-MUI
- Halal Guide Directory, search engine pangan dan kosmetika halal
Friday, September 01, 2006
Wednesday, August 30, 2006
qtlist.h > qtptrlist.h
Just wondering why my compile process of libqtpod failed, this is the error message:
If you want to know, i don't have any ipod yet but willing to include this device support via kio-slave for my project.
$ makeI tried to do googling and found an answer:
cd src && make -f Makefile
make[1]: Entering directory `/usr/src/libqtpod-0.3.rc1/src'
g++ -c -pipe -Wall -W -O2 -D_REENTRANT -fPIC -DQT_NO_DEBUG -DQT_THREAD_SUPPORT -DQT_SHARED -DQT_TABLET_SUPPORT -I/usr/share/qt3/mkspecs/default -I. -I/usr/include/qt3 -o ipod.o ipod.cpp
In file included from itunesdb.h:34,
from ipod.h:31,
from ipod.cpp:25:
playlist.h:26:19: error: qlist.h: No such file or directory
make[1]: *** [ipod.o] Error 1
make[1]: Leaving directory `/usr/src/libqtpod-0.3.rc1/src'
make: *** [sub-src] Error 2
...Yes, i replaced qtlist.h with qptrlist.h in some header files: playlist.h, smartplaylistrules.h, and track.h. It works.
in qlist.h (has one):
--------------------
#include <qptrlist.h>
in qptrlist.h:
-------------
<QPtrList declarations>
#define QList QPtrList
As can be seen from the above, there is no difference except name between QList and QPtrList.
...
If you want to know, i don't have any ipod yet but willing to include this device support via kio-slave for my project.
Sunday, August 27, 2006
Tuesday, August 22, 2006
Sunday, August 13, 2006
ugly kid fonts
If you experienced "dissapear/truncated" fonts when running GTK apps like Firefox, Gaim, etc, after upgraded your KDE to 3.5.4, do these steps: Launch KDE Control Center and select Fonts, disable anti-aliasing and Apply, then re-enable anti-aliasing, Apply. This should be fix the problem. (workaround tips from debian-kde)





