Netconf 2006 dan OLPC
Dari pada di sini kosong saya post aja postingan saya di jogja.linux.or.id, silahkan bagi yang mau protes ;-)

Linux Kernel Developers' Netconf 2006 sedang diadakan di Akihabara Cross Field, Tokyo, Jepang. Konferensi tahunan yang ketiga kalinya ini dibuat untuk membahas mengenai fokus subsystem jaringan pada level kernel. Yang datang bukan orang sembarangan tetapi para pemelihara/maintainer dan pengembang subsystem jaringan pada kernel Linux, tentu saja melalui undangan terbatas. Dengan adanya konferensi ini diharapkan para pemelihara/pengembang subsystem jaringan dapat saling bertemu muka, curhat, dan bekerja bersama dalam satu lokasi, karena kita tahu model pengembangannya: distributed, para pengembang tersebar di seluruh penjuru dunia. Hari ini adalah yang terakhir, total tiga (3) hari, 13-15 September 2006.
Kemarin, saya baca dari sebuah 'planet' yang sering saya kunjungi yaitu Fedora People, di sana James Morris lewat blog-nya mem-posting slide-slide dari presentasinya di acara Netconf 2006: Better IPsec SA Resolution, OLPC Networking Overview, dan Mandatory Access Control Networking Update. Yang menarik hati saya adalah tentang OLPC, saya baru sadar tahu tentang spesifikasi dari mesin proyek OLPC. Berikut detailnya saya kopi dari presentasi:

Dengan sistem minimal dan "tersedia di alam" mereka bisa menyediakan mesin yang bisa dipakai oleh anak-anak, khususnya di negara berkembang atau kata orang negara dunia ketiga. Apalagi ada engkol yang bisa "digoyang" agar laptop mendapat energi cukup, ini bagus untuk daerah yang belum ada listrik :D
Dalam pikiran saya, yang susah adalah cari orang yang mau/tersedia untuk mengembangkannya, SDM. Kalau SDM dan rencana ada/matang mestinya bakal ada banyak perusahaan/lembaga yang mau dukung infrastruktur. Setelah itu mestinya kita juga bisa bikin perangkat keras dan lunak untuk misalnya proyek Sulawesi, Maluku, Papua, dst. Dari sisi lokalisasi --kok jadi lucu ya, bisa dengan Bahasa Daerah masing-masing? :D
Untuk Kebutuhan Jaringan dalam presentasi James tertulis:
Dengan IPV6 dan wireless mesh-network, ketersediaan alamat IP tidak menjadi masalah dan juga anak-anak bisa saling berkomunikasi secara bebas, misal anak pertama mau main ke tempat anak kedua di seberang jalan, tinggal buka laptop, konfigurasi otomatis jaringan, terhubung, dan lakukan komunikasi/chat "eh, aku mo main ke tempatmu sore ini boleh nggak?", atau belajar kelompok secara remote dari rumah masing-masing anak, mungkin disambi dengan membantu Ibu, dst. Untuk radius yang lebih jauh dibutuhkan infrastruktur, di dalam presentasi disebutkan Sekolah akan mempunyai "mesh portal" dengan Debian berbasis prosesor ARM+disk+256MB RAM yang terhubung dengan sekolah lain+Internet menggunakan "active antenna" --USB wireless dengan kabel yang panjang.
Dalam hal model edukasi, cara ini lebih keren, akhirnya banyak pengembangan yang akan bisa dilakukan. Bisa membayangkan? memang sepertinya butuh keseriusan kita dan pemerintah untuk "juga" melakukannya atau minimal mendukung OLPC ;-)
Notes: gambar mashimaro dari http://vger.kernel.org/netconf2006.html dan OLPC dari http://laptop.org

Linux Kernel Developers' Netconf 2006 sedang diadakan di Akihabara Cross Field, Tokyo, Jepang. Konferensi tahunan yang ketiga kalinya ini dibuat untuk membahas mengenai fokus subsystem jaringan pada level kernel. Yang datang bukan orang sembarangan tetapi para pemelihara/maintainer dan pengembang subsystem jaringan pada kernel Linux, tentu saja melalui undangan terbatas. Dengan adanya konferensi ini diharapkan para pemelihara/pengembang subsystem jaringan dapat saling bertemu muka, curhat, dan bekerja bersama dalam satu lokasi, karena kita tahu model pengembangannya: distributed, para pengembang tersebar di seluruh penjuru dunia. Hari ini adalah yang terakhir, total tiga (3) hari, 13-15 September 2006.
Kemarin, saya baca dari sebuah 'planet' yang sering saya kunjungi yaitu Fedora People, di sana James Morris lewat blog-nya mem-posting slide-slide dari presentasinya di acara Netconf 2006: Better IPsec SA Resolution, OLPC Networking Overview, dan Mandatory Access Control Networking Update. Yang menarik hati saya adalah tentang OLPC, saya baru sadar tahu tentang spesifikasi dari mesin proyek OLPC. Berikut detailnya saya kopi dari presentasi:
- Perangkat keras: $100 laptop, 128 MB RAM, 500 MHz AMD Geode, 500 MB Flash (no hard disk), Video Camera, Wireless, Rugged/Kuat
- Perangkat Lunak: LinuxBIOS, Linux OS (Fedora), Minimal System, Sugar GUI, Web-Chat-Wikipedia-Music Performance, Localizations

Dengan sistem minimal dan "tersedia di alam" mereka bisa menyediakan mesin yang bisa dipakai oleh anak-anak, khususnya di negara berkembang atau kata orang negara dunia ketiga. Apalagi ada engkol yang bisa "digoyang" agar laptop mendapat energi cukup, ini bagus untuk daerah yang belum ada listrik :D
Dalam pikiran saya, yang susah adalah cari orang yang mau/tersedia untuk mengembangkannya, SDM. Kalau SDM dan rencana ada/matang mestinya bakal ada banyak perusahaan/lembaga yang mau dukung infrastruktur. Setelah itu mestinya kita juga bisa bikin perangkat keras dan lunak untuk misalnya proyek Sulawesi, Maluku, Papua, dst. Dari sisi lokalisasi --kok jadi lucu ya, bisa dengan Bahasa Daerah masing-masing? :D
Untuk Kebutuhan Jaringan dalam presentasi James tertulis:
- Diadaptasikan untuk berbagai skenario: pengguna di pedesaan, mungkin tidak ada sama sekali infrastruktur
- Full konfigurasi otomatis
Dengan IPV6 dan wireless mesh-network, ketersediaan alamat IP tidak menjadi masalah dan juga anak-anak bisa saling berkomunikasi secara bebas, misal anak pertama mau main ke tempat anak kedua di seberang jalan, tinggal buka laptop, konfigurasi otomatis jaringan, terhubung, dan lakukan komunikasi/chat "eh, aku mo main ke tempatmu sore ini boleh nggak?", atau belajar kelompok secara remote dari rumah masing-masing anak, mungkin disambi dengan membantu Ibu, dst. Untuk radius yang lebih jauh dibutuhkan infrastruktur, di dalam presentasi disebutkan Sekolah akan mempunyai "mesh portal" dengan Debian berbasis prosesor ARM+disk+256MB RAM yang terhubung dengan sekolah lain+Internet menggunakan "active antenna" --USB wireless dengan kabel yang panjang.
Dalam hal model edukasi, cara ini lebih keren, akhirnya banyak pengembangan yang akan bisa dilakukan. Bisa membayangkan? memang sepertinya butuh keseriusan kita dan pemerintah untuk "juga" melakukannya atau minimal mendukung OLPC ;-)
Notes: gambar mashimaro dari http://vger.kernel.org/netconf2006.html dan OLPC dari http://laptop.org
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home