Waktu dan Proses
Time is money, waktu adalah uang.
Waktu yang kita punya seharusnya harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
Kalimat di atas gampang diucapkan tapi lebih susah untuk dilaksanakan, sering dari kita lebih suka _membuang_ waktu daripada memanfaatkannya.
Melihat interview dari orang-orang _keren_ di luar sana bahwa mereka tidak hanya melakukan apa yang mereka ingin lakukan tapi juga yang harus dilakukan.
Seperti dalam interview HERT dengan Mike Kershaw alias Dragorn (http://hert.org/story.php/46/):
Mike bekerja di perusahaan dimana dia berhadapan dengan big-iron dan server-server tetapi dapat melakukan hacking yang disukainya, satu yang terkenal adalah kismet.
Mike adalah satu dari orang-orang yang harus bekerja untuk menghidupi diri tetapi dapat pula melakukan hacking bebas sesuai dengan keinginannya, tentu saja memanfaatkan waktu yang tersisa. Di samping itu banyak orang muda sudah dapat melakukan hal-hal yang _cukup_keren_, seperti Marcelo Tosatti (http://kerneltrap.org/node/view/1880).
Teringat dengan posting blog teman saya toni tentang komentar seorang developer KDE, Ariya Hidayat: ada sesuatu yang impossible tapi tetep do-able. Menarik.
Disambung lagi tadi makan siang bareng Isaam, saya dapat masukan bahwa yang dibutuhkan adalah kegembiraan akan proses yang kita jalani dan tidak membayangkan atau memikirkan hasilnya. Hasil adalah milik Allah. Yang bisa kita ubah dan usahakan adalah prosesnya.
Jadi mari menikmati proses-proses kita ;-)
Waktu yang kita punya seharusnya harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
Kalimat di atas gampang diucapkan tapi lebih susah untuk dilaksanakan, sering dari kita lebih suka _membuang_ waktu daripada memanfaatkannya.
Melihat interview dari orang-orang _keren_ di luar sana bahwa mereka tidak hanya melakukan apa yang mereka ingin lakukan tapi juga yang harus dilakukan.
Seperti dalam interview HERT dengan Mike Kershaw alias Dragorn (http://hert.org/story.php/46/):
Mike bekerja di perusahaan dimana dia berhadapan dengan big-iron dan server-server tetapi dapat melakukan hacking yang disukainya, satu yang terkenal adalah kismet.
Mike adalah satu dari orang-orang yang harus bekerja untuk menghidupi diri tetapi dapat pula melakukan hacking bebas sesuai dengan keinginannya, tentu saja memanfaatkan waktu yang tersisa. Di samping itu banyak orang muda sudah dapat melakukan hal-hal yang _cukup_keren_, seperti Marcelo Tosatti (http://kerneltrap.org/node/view/1880).
Teringat dengan posting blog teman saya toni tentang komentar seorang developer KDE, Ariya Hidayat: ada sesuatu yang impossible tapi tetep do-able. Menarik.
Disambung lagi tadi makan siang bareng Isaam, saya dapat masukan bahwa yang dibutuhkan adalah kegembiraan akan proses yang kita jalani dan tidak membayangkan atau memikirkan hasilnya. Hasil adalah milik Allah. Yang bisa kita ubah dan usahakan adalah prosesnya.
Jadi mari menikmati proses-proses kita ;-)
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home