Jumat, Oktober 01, 2004

Radio and Wireless Things

Berikut lanjutan posting kemarin yang tertunda karena pekerjaan menumpuk ;-)
Komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah node jaringan radio packet sebagai tambahan adalah sebuah komputer, modem radio atau dapat digantikan dengan sound card modem+rangkaian kecil push-to-talk, radio HT, dan antena serta perangkat lunak yang berhubungan dengan protokol AX.25 dan konfigurasi sehingga protokol TCP/IP dapat _ditumpangkan_ di atasnya.
Cerita lain, dulu kira-kira kelas 2/3 SMP pernah ngerakit wireless-mic yang bekerja pada gelombang FM (88-108 Mhz), waktu itu sedang liburan di rumah Eyang. Asik sekali bermain di depan rumah dengan wireless mic dan radio penerima di belakang rumah didengarkan oleh sepupu saya juga orang-orang yang sedang di belakang, masak, dll, siaran man ;-D
O iya pernah juga ngerakit radio FM buat tugas elektronika.
Lucu juga saya baru menyadari kalo tertarik ma teknologi gelombang radio dan wireless, sampe pada akhirnya membuat Tugas Akhir D III berjudul Sistem Pelaporan Penyusupan ke Dalam Komputer Server Berbasis GNU/Linux Melalui Gelombang Radio.
Sistem ini menggunakan sistem operasi Red Hat Linux 6.2 dengan port-scanning detection, logcheck, filesystem integrity tool dan rootkit detector.
Server dihubungkan dengan pemancar radio dan jika terjadi sesuatu pada server mulai dari port-scanning, intrusi, atau perubahan filesystem akan dikirimkan pesan ke penerima radio yang dibawa oleh administrator.
Indikatornya masih sederhana yaitu berupa lampu merah/kuning/hijau dan suara tergantung dari tingkat serangan/penyusupan.
Yang rumit adalah masalah hardware-nya yaitu rangkaian kontrol, pemancar, penerima dan antena radio. Saya berguru untuk masalah ini pada teman kampus saya, Danan dan Ikhsan. Makasih kawan.