Jumat, Maret 03, 2006

Faktor Internal Sang Penunda (cont)

Menurut Marc (lagi), faktor-faktor internal yang ada pada Sang Penunda sering berakar walaupun si empunya sudah merasa bahwa masalah tersebut sudah hilang. Banyak hal-hal yang bersembunyi di balik permasalahan Sang Penunda.

Saya akan sedikit menjelaskan faktor internal yang telah disebutkan pada posting sebelumnya --terima kasih untuk Toni yang telah berkomentar atas nama dirinya sendiri:
  • Fear of Change: ketakutan akan perubahan sering membuat orang tidak mau/menunda melakukan sesuatu, misal seorang mahasiswa takut segera mengerjakan skripsi karena setelah lulus akan dituntut oleh banyak orang menjadi apa yang mereka inginkan, padahal ia mungkin menghendaki sesuatu yang lain.
  • Fear of Failure: ketakutan untuk melakukan kesalahan, misal anak tujuh (7) tahun yang mencoba untuk belajar bersepeda sering tidak mau/menunda berlatih karena takut gagal, jatuh, menabrak tong sampah, luka, dan lainnya.
  • Addiction to Cramming: ini sering dilakukan banyak orang yaitu melakukan sesuatu di menit-menit terakhir atau menunda pekerjaan yang seharusnya dilakukan jauh hari sebelum hari/waktu H. Orang seperti ini biasanya tidak punya perencanaan dan persiapan yang jelas :D. Contohnya seorang siswa sering belajar di sekolah pada setengah jam menjelang ujian, mungkin tadi malam dia hanya mencari bahan dan memfotokopinya kemudian dijadikan bantal tidur.
  • Tendency to Overcommit: bagi orang-orang yang bersemangat, ambisius, dan energik seperti saya :p, sering mendapatkan pekerjaan yang kadang datang begitu saja. Tentu ini membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup, sering orang seperti ini telah mempunyai daftar pekerjaan lain yang banyak tertunda. Orang sering menyebutnya dengan sukarelawan sejati tapi tidak mempedulikan diri sendiri --sebutan lainnya: kemaruk/serakah. Dengan banyak pekerjaan yang disanggupi tentu saja daftar tunggu tentu menjadi memanjang, yah bisa kita dapati semuanya tidak dapat diselesaikan dalam satu waktu dan dia pasti akan menjadi kandidat Sang Penunda Ulung.
Karena faktor internal ini pulalah banyak orang menjadi stres, jangan sampai nanti berlanjut dengan masuk di acara TV semacam Patroli hehe. O iya ingat selalu untuk berdoa, bagi seorang muslim: disiplin dalam sholat 5 waktu dan jauhi syirik :)

2 Comments:

Blogger stwn said...

> What's so bitchy is they are postphoning
> their own supposed-to-be self-change!

good, you know the problem of problems :p

so what should we do as procrastinator? it's just a start to jump over the sea of _super-nemo_

i think people around us have been there, just ask every person you met. the keyword is continue/sustain.

3/04/2006 01:48:00 PM  
Blogger Avante said...

Wew... this threat bisa dibilang "gw banget" 4 alasan yg diulas bisa dibilang mendekati kenyataan terutama no. 1 & 2...

Kalo buat saya sendiri, cara yang paling tepat untuk mengatasi hal ini adalah dengan menumbuhkan rasa antusias sama apa yang kita kerjain, jadi akan lebih mudah menghilangkan kebiasaan ini kalo emang kita suka sama apa yang kita lakukan

(tapi itu cuma teori sih, menyukai hal yang kurang disukai itu sulit)

3/10/2006 03:58:00 AM  

Posting Komentar

<< Home